Skip to main content

Rezeki Ada di Sekitar Kita

Sudah hampir 3 bulan saya resign dari kantor lama saya yang terletak di daerah Latumenten, Grogol, Jakarta Barat. Banyak teman kantor bertanya kenapa resign Pak? Jawaban saya adalah, Ketidakcocokan, ketidakjelasan, kepepimpinan, dan tidak ada penghargaan yang membuat saya harus mundur dan mengalah untuk diri saya sendiri, keluarga, teman dan lingkungan agar bisa lebih baik lagi. Itulah hidup dalam perkerjaan, kita yang memutuskan kapan harus selesai, kapan harus memulai lagi yang baru. Perkerjaan adalah pilihan dan karir adalah perjuangan. Hal ini sudah saya rencanakan awal tahun 2015 dan puncak kekesalan saya terjadi pada seminggu menuju bulan Ramadhan 2015. Masalah prinsip dalam agama saya sebenarnya. Saat itu hari Jumat dan pada siang harinya saya harus menuju pabrik untuk mengerjakan koneksi yang putus hampir 2 hari belum sembuh juga. Di perjalanan saya tidak bisa melaksanakan sholat Jumat karena posisi berada dalam jalan tol. I work alone and I dont have full support from them. Anyway just forget it. Masalah ini akhirnya terselesaikan juga setelah mendapatkan ocehan dari IT Network Regional saya (He…he…he….emang enak kerja sendiri lho van, gak ada team support). Investigasi sendiri masalah jaringan dengan ISP dan saya selesaikan sendiri pula dengan hasil Allhamdulilah. It’ works Semenjak kejadian ini terlintas kembali untuk mengajukan resign yang sebelumnya muncul pada saat mendapatkan appraisal yang bagi saya sangat baik tapi keluarannya yang tidak baik. Rezeki tidak kemana-mana frens, itu pikiran saya saat itu. Sepanjang bulan Ramadhan 2015 selama 29 hari full saya melakukan ibadah shaum puasa dan sholat sunnah dan Allhamdulilah setelah membicarakan dengan keluarga lampu hijau untuk resign telah didapatkan. Soal pendapatan dan pembayaran? Saya hanya bisa ikhlas semoga saya mendapatkan yang lebih baik dan memang saya belum mendapatkan penggantinya. Akhir Juli 2015 saya mengajukan resign dengan posisi belum mendapatkan penggantinya hanya berharap mendapatkan yang terbaik dari Allah setelah ini. Teman-teman banyak bertanya dan bilang keputusan yang rada nekat, tapi Insya Allah saya dan istri sudah yakin kepada Allah 100% akan mendapatkan penggantinya yang lebih baik. 2 bulan pemberitahuan dan akhir September 2015 adalah bulan terakhir saya. Awal September 2015 saya mendapatkan kesempatan interview dengan salah satu Organisasi ASEAN di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, sebelumnya saya juga mendapatkan order untuk membuat website dari salah satu perusahaan di menara APL, Grogol melalui teman kantor saya pada bulan Ramadhan hanya saja hingga website sudah jadi saya belum mendapatkan konfirmasi dari perusahaan yang bersangkutan apakah diteruskan atau tidak. Seperti saya ucapkan Rezeki ada di sekitar kita apabila kita berusaha, meminta dan berdoa kepada Allah. Allhamdulilah lamaran saya yang sudah berbulan-bulan di Organisasi ASEAN tersebut sudah masuk kualifikasi dan pertengahan Oktober 2015 saya diterima. Hanya saja saat itu datang rezeki lain, saya ditawari bekerja di perusahaan tempat saya membuat website. Kebimbangan melanda dan Istikharah lah saya untuk dua pilihan tersebut. Rezeki datang dari teman sekitar kita, rezeki datang apabila kita meminta kepada Allah. Akhirnya saya memilih untuk bekerja dekat dengan tempat tinggal saya di Tomang meskipun di daerah Kuningan pendapatan dan benefitnya lebih baik. Tapi saya tidak mengejar materi, materi bisa dicari. Thanks big bro AH yang sudah menjadi perantara saya mendapatkan rezeki dari Allah. Temanmu sekarang adalah teman saya sekarang. Like Maher Zain song cause we are one, we are brother and we are sister. Rezeki ada di sekitar kita, berdoa dan ikhlas.

Comments